Bupati Gunungkidul Tinjau Langsung Warga Bangun Talud Sungai di Tulung Sumberejo

Rifki Ari Ansyah 24 September 2026 11:46:38 WIB

Sumberejo, Semin — Semangat gotong royong tidak hanya menjadi slogan, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat. Suasana kebersamaan itu terlihat dalam kegiatan gotong royong pembangunan talud sungai di Padukuhan Tulung, Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (24/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih hadir dan membersamai masyarakat secara langsung di lokasi pembangunan. Kehadiran Bupati menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang dibutuhkan sekaligus menjaga lingkungan dan keselamatan warga.

Pembangunan talud sungai di Padukuhan Tulung menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat sekitar. Sebelumnya, lokasi tersebut telah dilakukan pengukuran oleh Pemerintah Kalurahan Sumberejo bersama tim teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Pemerintah Kapanewon Semin sebagai bagian dari persiapan pembangunan talud.

Di tengah aktivitas pembangunan, Bupati Gunungkidul berbaur bersama warga dan unsur pemerintahan. Suasana kerja bersama tampak menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur tidak semata-mata berbicara mengenai fisik bangunan, tetapi juga mengenai kepedulian, kebersamaan, dan rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungannya.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan Pembangunan

Bupati Gunungkidul menyampaikan bahwa semangat gotong royong merupakan kekuatan yang perlu terus dipertahankan dalam setiap proses pembangunan di masyarakat. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan keterlibatan masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Ketika pemerintah dan masyarakat dapat berjalan bersama, bergotong royong dan saling mendukung, maka pembangunan akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga,” ujar Bupati Gunungkidul.

Menurut Bupati, pembangunan talud bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat tebing sungai sekaligus mengurangi potensi erosi dan longsor, terutama ketika terjadi peningkatan debit air pada musim hujan.

“Talud ini bukan sekadar bangunan fisik. Ada fungsi perlindungan di dalamnya, bagaimana kita menjaga lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Karena itu, saya berharap pembangunan ini dirawat bersama dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sinergi Lintas Unsur Hadir di Tengah Masyarakat

Kegiatan gotong royong tersebut turut dihadiri Kapolres Gunungkidul beserta jajaran, Kapolsek Semin beserta jajaran, Danramil beserta jajaran, Panewu Semin beserta jajaran, para Lurah se-Kapanewon Semin, serta Pamong Kalurahan Sumberejo.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat. Tidak hanya pemerintah, unsur TNI dan Polri juga hadir bersama masyarakat, memperlihatkan bahwa pembangunan di tingkat kalurahan membutuhkan kebersamaan dari berbagai pihak.

Bagi masyarakat Padukuhan Tulung, pembangunan talud memiliki arti penting. Selain menjadi bagian dari perlindungan lingkungan sekitar sungai, keberadaan talud diharapkan dapat menjaga kawasan permukiman dan infrastruktur masyarakat dari ancaman pengikisan tanah maupun longsor.

Pemerintah Kalurahan Sumberejo sendiri sebelumnya telah melakukan koordinasi dan pengukuran lokasi pembangunan talud bersama instansi teknis. Pengukuran tersebut mencakup peninjauan kondisi lapangan serta penentuan titik dan kebutuhan pembangunan agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Dari Warga, untuk Warga

Di balik pembangunan talud, tersimpan pesan sederhana tentang kekuatan masyarakat ketika bersatu. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga mengambil bagian dalam prosesnya.

Deretan tangan yang bekerja bersama di lokasi pembangunan menjadi gambaran bahwa pembangunan di tingkat kalurahan dapat tumbuh dari semangat kebersamaan. Pemerintah hadir memberikan dukungan, sementara masyarakat ikut menjaga, merawat, dan memastikan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai gotong royong yang terus didorong dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul. Pada rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya gotong royong dan kolaborasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi Kalurahan Sumberejo, pembangunan talud di Padukuhan Tulung bukan sekadar pembangunan sebuah konstruksi di tepian sungai. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bertemunya pemerintah, aparat keamanan, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, dan masyarakat dalam satu semangat: bekerja bersama untuk membangun lingkungan yang lebih aman, kuat, dan bermanfaat bagi warga.

Karena pada akhirnya, pembangunan yang baik bukan hanya tentang seberapa kuat bangunan berdiri, tetapi juga seberapa kuat kebersamaan masyarakat dalam menjaganya.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • WAHYU WIDAYAT
    Pemerintah Kalurahan Sumberejo melalui Bp Ibu duku...baca selengkapnya
    07 April 2021 12:05:40 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial