PENDIDIKAN INKLUSI
RIFKI ARI ANSYAH 17 Januari 2025 19:12:45 WIB
Kalurahan Sumberejo Jum'at, 17 Januari 2025. Tenaga Pendidik se Kalurahan Sumberejo bersama dengan pusat Rehabilitasi YAKKUM, Sleman belajar tentang Pendidikan Inklusi Pola Asuh dalam tumbuh kembang anak dan Gizi bagi anak berkebutuhan khusus bertempat di Gedung Kelompok bermain Pelita, Sumberejo, Semin. Pendidikan inklusi adalah pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua siswa untuk belajar, Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan mendukung perkembangan semua siswa. Pendidik diharapkan mendapatkan pembekalan dalam hal pendidika inklusi ini agar tercapai Sekolah Inklusi. Pola asuh anak berkebutuhan khusus sama dengan anak yg tidak berkebutuhan khusus. Faktanya masih banyak sekolah-sekolah sekarang mengucilkan anak yg punya hambatan atau disabilitas karena kurangnya pendampingan tentang pendidikan inklusi. Semua anak mempunyai Hak yang sama dalam memperoleh pendidikan, penyandang disabilitas untuk saat ini wajib kita rangkul bukan untuk dikucilkan atau dibulli. Dalam hal tumbuh kembang manusia mempunyai tahapan-tahapan yg disebut piramida tahapan. Piramida tumbuh kembang anak adalah alat yang menggambarkan tahapan perkembangan anak, mulai dari kebutuhan dasar fisik hingga perkembangan sosial dan emosional. Piramida ini dapat membantu orang tua dan pendidik memahami prioritas kebutuhan anak. Beberapa anak mungkin ada yg tidak melewati piramida tumbuh kembang tersebut, jadi sebisa mungkin orang tua paham dan tau tahapan mana saja terlewat dan sebisa mungkin terpenuhi supaya kedepannya tidak ada gejala gejala hambatan dalam tumbuh kembang anak. Gizi tumbuh kembang anak itu sangatlah penting, sekarang itu bukan 4 sehat 5 sempurna, Akan tetapi gizi seimbang. Kebutuhan isi piring anak dengan orang dewasa itu berbeda porsinya, untuk usia anak 2 tahun-11 tahun, porsi makan usia anak itu 35% makanan pokok atau karbohidrat 35% sayuran, 30% itu lauk dan buah jadi usahakan isi piring anak2 diperhatikan terutama pada masa golden ages. Beberapa anak yang mempunyai disabilitas atau ABK ada beberapa makanan yg harus dikurangi atau DIET makanan misalnya untuk anak yang mempunyai gejala ADHD atau anak yg hiperaktif sebaiknya diet gluten gula karna makan-makanan manis itu akan memacu anak semakin aktif.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Survei Geolistrik Di Sumberejo, Upaya Ilmiah mengungkap Potensi Air tanah
- Tak Perlu Antre Jauh, Layanan Jemput Bola Disdukcapil Gunungkidul Hadirkan Akta di Balai Kalurahan
- Perkuat Pemahaman Keistimewaan DIY, DPRD Gelar Sosialisasi Perda di Sumberejo
- Ketonggo Disasar Program Air Bersih, Survei Lapangan Dimulai
- PBB-P2 2026 Dikebut, Warga Sumberejo Tunjukkan Kepatuhan Pajak yang Meningkat
- PEMASANGAN BANER APBKAL 2026 DAN LPJ APBKAL 2025 SEBAGAI WUJUD TRANSPARANSI TATA KELOLA KEUANGAN DES
- BLT Dana Desa Cair! 16 Warga Sumberejo Terima Rp600 Ribu
Komentar Terkini
-
WAHYU WIDAYAT
Pemerintah Kalurahan Sumberejo melalui Bp Ibu duku...baca selengkapnya
07 April 2021 12:05:40 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












