Wabah PMK Sebabkan Kematian Ternak Sapi di Kalurahan Sumberejo

SUMBEREJO 31 Desember 2025 08:56:16 WIB

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dilaporkan terjadi di Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, yang mengakibatkan kematian dua ekor sapi milik warga Padukuhan Bendungan. Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa, 30 Desember 2025, setelah dilakukan penanganan dan pemeriksaan oleh petugas kesehatan hewan.

Dua sapi yang dilaporkan mati masing-masing milik Ibu Wagirah, warga Padukuhan Bendungan RT 002/RW 008, serta Bapak Lagiman, warga Padukuhan Bendungan RT 001/RW 008, Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pemilik ternak, sejak Minggu sebelumnya sapi-sapi tersebut mulai menunjukkan gejala klinis yang mengarah pada PMK.

Adapun gejala yang dialami ternak antara lain tidak nafsu makan, keluarnya air liur secara berlebihan hingga berbusa, serta kondisi fisik yang semakin melemah dari hari ke hari. Meskipun telah dilakukan perawatan awal secara mandiri oleh pemilik, kondisi ternak terus menurun hingga akhirnya dinyatakan mati.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) telah melakukan pemeriksaan langsung di lapangan serta pengambilan sampel darah dari ternak yang terdampak untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab kematian dan memantau penyebaran wabah PMK di wilayah Kalurahan Sumberejo.

Pemerintah Kalurahan Sumberejo mengimbau kepada seluruh peternak untuk meningkatkan kewaspadaan, segera melaporkan apabila ternaknya menunjukkan gejala serupa, serta mengikuti arahan dari petugas kesehatan hewan guna mencegah penyebaran PMK yang lebih luas. Upaya pencegahan dan penanganan dini diharapkan dapat meminimalkan dampak wabah terhadap sektor peternakan dan perekonomian masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar